English  l  Indonesia

KELUHAN PELANGGAN :
(0341)551971
Pesawat 113

PROGRAM KEMITRAAN & BINA LINGKUNGAN
  HUBUNGI KAMI

Kantor Pusat
& WS Kali Brantas

Jl Surabaya No. 2A,
Malang - 65115
PO. BOX 39
Telp. (0341)551971
Faks. (0341)551976
Email : mlg@jasatirta1.co.id


Kantor WS
Bengawan Solo

Jl Raya Kartasura KM.7
SURAKARTA 57102
PO Box 267
Telp. (0271)727270
Faks. (0271)727270
Email : umum_bs@jasatirta1.co.id


Kantor Perwakilan
Jl Bendungan Hilir Raya
Kompleks Kopro Banjir No 18
Jakarta

Telp. (021)5749473
Faks. (021)5737118
Email : jkt@jasatirta1.co.id
  LINKS
 Meneg. BUMN
Dep. PU
JKPKA
Tirtapena

Saran dan Komentar
mlg@jasatirta1.co.id
© Perum Jasa Tirta I
Tahun 2007
Best View
Monitor Screen 1024x768


SNI   19 – 17025 – 2000
Sert. No. LP – 227 –  IDN


Jumlah Pengunjung ke :

101413  
JASATIRTA ONLINE
     

WILAYAH KERJA
.....................................................................................................................................................................................................................
PENGELOLAAN WILAYAH SUNGAI (WS) BENGAWAN SOLO

1. Wilayah Sungai Bengawan Solo

WS Bengawan Solo terbentang dari arah barat daya di pantai selatan Propinsi Jawa Tengah ke arah timur laut di pantai utara Jawa Timur, dan berbatasan dengan WS Progo-Opak-Oyo di sebelah barat, WS Jratunseluna di sebelah barat laut, Laut Jawa di sebelah utara, WS Brantas di sebelah timur dan Lautan Indonesia di sebelah selatan serta melewati 9 Kabupaten/Kotamadya di Jawa Tengah dan 11 Kabupaten/Kotamadya di Jawa Timur, dengan jumlah penduduk diperkirakan telah mencapai 15 juta jiwa (1995). Sungai terbesar dalam WS Bengawan Solo adalah Sungai Bengawan Solo dengan panjang sungai sekitar 600 km mengalir di dua propinsi yaitu Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi Jawa Timur dengan luas daerah pengaliran sebesar 16.000 km2, yang merupakan DPS terbesar dan utama. Dalam kurun waktu 30 tahun, pembangunan prasarana pengairan di wilayah sungai Bengawan Solo telah mencapai tingkat pengembangan yang cukup jauh. Hal ini ditandai antara lain telah selesainya bangunan-bangunan pengairan yang sudah dan sedang dibangun berupa bendungan, bendung, tanggul, jaringan irigasi dan lain sebagainya. Investasi untuk mencapai tingkat pengembangan ini telah menelan biaya yang cukup besar. Bangunan-bangunan tersebut berfungsi sebagai pengendali banjir, Pembangkit Listrik Tenaga Air, penyediaan air untuk pertanian, industri, air minum, perikanan dan lain-lain.

2. Prasarana Pengairan yang selesai dan dalam pembangunan

a. Bendungan Serbagunan Wonogiri (selesai 1981) dengan tampungan sebesar 735 juta m3, berfungsi sebagai penyimpan air untuk keperluan irigasi, pertanian, pembangkitan tenaga listrik dan sekaligus pengendali banjir.

b. Bendungan-bendungan pemasok air irigasi yaitu Nawangan, Parang joho, Songputri, Nekuk, Gondang dan Pondok.

c. Dam penahan sedimen dan groundsill di DPS Bengawan Solo bagian Hulu 27 unit, di sub DPS Kali Madiun dan DPS Pacitan (Kali Grindulu) 37 unit.

d. Pembangunan jaringan irigasi Daerah Irigasi Wonogiri, Nawangan, Parangjoho, Songputri, Nekuk, Gondang, Hulu Saluran Induk Colo Timur, Pompa di Bengawan Solo Hilir.

e. Perbaikan sungai Bengawan Solo Hulu dan anak-anak sungainya dan Kali Madiun untuk mengendalikan banjir rencana masing-masing 10 tahunan dan 5 tahunan.

f. Pembangunan bendung karet Tirtonadi di Surakarta, Bendung Karet Jati, Kori, Gombal, Celeng, Sungkur, Bringin, Pulo dan Jejeruk di daerah Madiun serta Bendung Karet Kali Lamong.

g. Perbaikan sungai Bengawan Solo Hilir yaitu perbaikan sungai Bengawan Solo dari Babat sampai Kali Mireng untuk melindungi daerah produksi pangan di Bengawan Jero seluas + 40 ha., saluran pengelak banjir (flood way) Plangwot Sedayu lawas dengan kapasitas 600 m3/detik.


Total dana yang diinvestasikan oleh Pemerintah dalam Pengembangan WS Bengawan Solo sampai dengan tahun 1999 adalah sebesar ± Rp 1 triliun (APBN + BLN).

1.  Manfaat yang diperoleh Dengan selesainya pembangunan prasarana pengairan di WS Bengawan Solo, telah memberikan manfaat sebagai berikut :

a.Pengendalian banjir untuk periode ulang 10 tahunan dan 5 tahunan.
b.Penyediaan air irigasi untuk Daerah Irigasi seluas 43.174 Ha.
c.Pembangkit enersi listrik sebesar 57,365 juta KWh/th.
d.Penyediaan air baku air minum sebesar ± 4,2 juta m3/tahun
e.Penyediaan air baku untuk industri sebesar ± 54,3 juta m3/tahun.
f.Perikanan waduk dengan sistem tebar bebas.
g.Potensi Pariwisata dan Olah Raga air (Waduk Wonogiri). 


Bangunan Prasarana Pengairan d W.S. Bengawan Solo

No. Nama Bangunan Nama Sungai
1. Bendungan Wonogiri Bengawan Solo
2. Bendung Colo Bengawan Solo
3. Bendung Karet Jati Madiun
4. Bendung Karet Sedayu Lawas Floodway Plangwot Sedayulawas
5. Bendung Delimas Ceper
6. Bendung Juranggantung Lohgede
7. Bendung Kalongan Siwaluh
8. Bendung Delingan Tempuran
9. Bendung Dilem Cemer
10. Bendung Catur Catur
11. Bendung Brangkal Brangkal
12. Bendung Junke Junke
13. Bendung Karet Jejeruk Gandong
14. Bendung Gayung Tinil


copyright 2007 JASA TIRTA I