English  l  Indonesia

KELUHAN PELANGGAN :
(0341)551971
Pesawat 113

PROGRAM KEMITRAAN & BINA LINGKUNGAN
  HUBUNGI KAMI
KANTOR PUSAT

J
l Surabaya No. 2A,
Malang - 65115
PO. BOX 39
Telp. (0341)551971
Faks. (0341)551976
Email : mlg@jasatirta1.co.id


KANTOR WS
BENGAWAN SOLO

Jl Raya Kartasura KM.7
SURAKARTA 57102
PO Box 267
Telp. (0271)727270
Faks. (0271)727270
Email : solo@jasatirta1.co.id


KANTOR PERWAKILAN JAKARTA
Jl Bendungan Hilir Raya
Kompleks Kopro Banjir No 18
Jakarta
Telp. (021)5749473
Faks. (021)5737118
Email : jkt@jasatirta1.co.id
  LINKS
 Meneg. BUMN
Kementerian PU
JKPKA
Info SDM
BLOGSPOT
  1. Taman Wisata Selorejo
  2. Taman Wisata Wonorejo
  3. Taman Wisata Karangkates
  4. Taman Wisata Waruturi Mrican
  5. Wisma Ijen Heritage

Saran dan Komentar
mlg@jasatirta1.co.id
© Perum Jasa Tirta I
Tahun 2007

Best View
Monitor Screen 1024x768




SNI   19 – 17025 – 2000
Sert. No. LP – 227 –  IDN


Jumlah Pengunjung ke :

400  
JASATIRTA ONLINE
     

SUMBER DAYA AIR
.....................................................................................................................................................................................................................
Pengelolaan DAS
Kegiatan Vegetasi (Penghijauan)

Pertambahan jumlah penduduk berserta perkembangan aktifitas didalamnya turut mendorong terjadinya penurunan luasan hutan serta peningkatan luasan tanah yang berpotensi menimbulkan erosi dan sedimentasi.

Fenomena degradasi sumber daya hutan dan lahan di Indonesia terus mengalami peningkatan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Kerusakan hutan dan lahan mengakibatkan peningkatan intensitas terjadinya bencana (banjir, tanah longsor dan kekeringan) yang secara langsung maupun tidak langsung akan menimbulkan kerugian nasional yang cukup besar (kerusakan infrastruktur serta terganggunya tatanan ekonomi masyarakat).

Kerusakan hutan dan lahan juga menyebabkan peningkatan jumlah DAS kritis di Indonesia (termasuk DAS Brantas dan DAS Bengawan Solo) yang pada akhirnya akan mempengaruhi ketahanan pangan nasional.

Data indentifikasi dan inventarisasi BPDAS (2006) menyebutkan jumlah DAS kritis di Indonesia ada ± 456 DAS, dengan tingkat kekritisan antara lain: 60 DAS Prioritas 1, 222 DAS Prioritas 11 dan 176 DAS Prioritas 111. Lahan kritis di wilayah DAS adalah 6.890.567 ha sangat kritis dan 23.306.233 ha kondisi kritis.

Sesuai data dari Dinas Kehutanan Prop. Jawa Timur (2007) untuk DAS Brantas luas lahan kritis aktual di luar kawasan hutan (Prioritas 1) adalah 86.320 ha, sedangkan DAS Bengawan Solo luas, lahan kritis 111.905 ha.

PJT I melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah yaitu Dinas Kehutanan Kabupaten Malang, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Mojokerto, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota dan instansi lainnya. Dengan institusi pendidikan dan LSM diantaranya adalah Unibraw Malang, Universitas Muhammadiyah, Universitas Negeri Malang dan perguruan tinggi lainnya.

Selama kurun waktu 2011 PJT I telah melakukan kegiatan penghijauandengan penanaman sebanyak 1.377.728 bibit yang dilakukan baik internal PJT I maupun kerja sama dengan pihak eksternal.






 copyright 2012 JASA TIRTA I